Kapan Kita Kemana
 
C Bm Am C Bm D


Kapan kita kemana
Malam mulai murka
Kapan kita kemana
Rindu tak tertahan
 
Malam menjadi saksi
Dua insan merindu
Bulanpun ikut ragu
Kala sunyi menemani
Rindu di halaman rumah
 
Reff:
Hanya sebait puisi tentang ia
Kasih yang tak tertahan
Meluap dalam hati kubertanya
Kapan kita kemana
 
Kapan kita kemana, aku diam
Kapan kita kemana, aku diam
 
Hanya sebait puisi tentang ia
Kasih yang tak tertahan
Meluap dalam hati kubertanya
Kapan kita kemana

Terimakasih Tuhan kau ciptakan
Ia yang penuh tanya
Namun apa daya ku tak kuasa bilang
Kapan kita kemana
Kapan kita kemana
Kapan kita kemana
 
Anak pak tani
 
A D C#m Bm D


Kluruk’e pitik ing wayah subuh
Anangekake anak’e pak tani
 
Udan gerimis anentremke
Embun sing lagi munggah
Rondo budal neng sawah
Anak budal sekolah
 
Reff :
(Anak’e pak tani)
Mugo-mugo Gusti paringo welas lan asih
(Anak’e pak tani)
Ditumpakne ontel diubengno nang pinggir kali
(Anak’e pak tani)
Brebes mili tangis dadi saksi nggonku ngabekti
(Anak’e pak tani) ......
 
Tuhan kau sedang apa?
 
Am E Dm F E Am


Angin bertanya pada dinding hati yang kelam
Mengapa tangis jiwa kian meronta
Ada tawa mereka bercermin pada hamba
 
Hujan berbisik pada dinding hati yang sunyi
Mengapa pedih hati kian berontak
Ada tawa mereka bercermin pada hamba
 
Tuhan ku bersimpu malu
Kala malam merenggut
Tuhan tak pernah marah ingkar pada hamba
 
Aku bergumam pada malaikat
Tuhan Kau sedang apa?
 
Yang Terlewatkan
Puisi - @ywrohadyatmojo
 
A7 D7 Bm F#m E


Waktu berjalan seperti bola
Susah melewatkan sejenak
Sakit seperti terinjak duri
Bila sesalmu terlewatkan
 
Reff :
Terhela nafas penuh dosa kerinduan
Dan harapan harapan kembali
 
Memenuhi waktu tunggu aku datang
Sayang...
 
Kic(Au)rita
 
Bm Em F G F Em Bm Em


Aku, berlari
Letih Menangis
Di malam yang sunyi ini
Aku masih sendiri
Menanti fajar
 
Di sebuah surau
Aku bersimpu
Gelisah tentang hidup
Aku mati
 
Anak-anak berhamburan
Anjing-anjing bertebangan
Daun-daun berguguran
Memohon ampunan Tuhan
Setan-setan mulai akrab
Matahari kian dekat
Lukisan tak bersahabat
Tuanku hamba bertobat
 
Di sebuah taman
Tulip bergoyang
Menyambut daku datang
Bertemu Tuan
 
Aku berdiri
Di tepi matahari
 
Tuanku yang kuat ini
Aku masih bermimpi
Bertemu fajar
 
Tentang Lagu
 
C Am Dm G


Tentang lagu, aku rindu
Gelisahku, tanya padamu
Aku dekap, laguku semakin sesak
 
Reff :
Jangan terlalu banyak firasat
Nanti kita tersesat
 
Lagi, alunan, irama samar
Dawai gitar, nada yang sumbang
Aku dekap, laguku semakin sesak
 
Jangan terlalu banyak firasat
Nanti kita tersesat
Jangan kau ucap selamat jalan
Nanti aku hilang
 
Hari-hari, laguku tak berhenti
Hari-hari, laguku tak berarti
Wajahmu semakin samar
Bayangmu pun memudar
Suaraku berbisik lirih
Laguku teralun sedih...
 
Kata
 
D Bm A G A


Kata, mengiringi jalan langkahmu
Kata, merangkai namamu, jadi aku
 
Reff :
Diperkosa, omongan liar, sastra
Dilucuti, ocehan jalang, puisi
 
Kata, semburat makna hadirmu
Kata ibarat cintamu, jadi aku
 
Reff :
Diperkosa, omongan liar, sastra
Dilucuti, ocehan jalang, puisi
Diludahi, pidato muna, kitab
Dikebiri, diskusi lacur, opini
 
Kata, bernyanyi pergimu kembali
Kata, menemani matimu, jadi kata
Mati...
 


Nada



A D E A




Semilir angin meniup perlahan
Aku duduk di tepi sungai
Kemercik air mengalir beradu
Debur suara terbentur bebatuan
 
Bertegur sapa siapa aku
Bertegur sapa disatu nafas, nada
 
Reff :
(Danadanadana nadanadanada)
Lantang kuteriakkan nada amarah
(Danadanadana nadanadanada)
Bergumam dalam nada nada gelisah
(Danadana nadanada)
Diantara jiwa resah

(Danadanadana nadanadanada)
Bersiul menari nada bahagia
(Danadanadana nadanadanada)
Menjerit menangis nada tak bersua
(Danadana danadana nada)
Diantara satu nafas... nada
 
Melangkah pulang berdacak nada
Jejak peristiwa irama rima
Jiwa rasa luka suka duka tawa
Lara asa cinta satu nafas nada

 
Di Balik Jendela Kamar



Am E

Ini Kisah Tentang
Dua Insan Merasuk
 
Ini Kisah Tentang
Dua Insan Bernyani
Berdansa Bertatap Mesra
 
Bersandar Pada Dinding Kamar
(Kupeluk) Kucumbu Dia Memejam Mata
Di Balik Jendela Kamar
 
Ini Kisah Tentang
Dua Insan Berahi
 
Ini Kisah Tentang
Dua Insan Meraut
Kelahi Dinafsu Cinta
 
Bersandar Pada Dinding Kamar
(Kupeluk) Kucumbu Dia Memejam Mata
Di Balik Jendela Kamar
 
Bersimpuh Pada Kenap Usang
(Kurangkul) Kudekap Dia Dikecup Kasih
Di Balik Jendela Kamar
 
Sayup Sayup Suara Angin
Iringi Lantunan Cemas
Lambai Lambai Tirai Jendela
Temani Kita Termangu
 
Menanti Fajar Menyambut
Di Balik Jendela Kamar

Muaraku Samudra
E E7 A Am

Pagi ini kubernyanyi lagi
Ditemani angin dan debur ombak

Aku Buih dari ranting pohon
Kumengalir jauh ke samudra

Hidup ada untuk mati
Aku lahir dari ketiadaan


Reff


Matahari adalah (adalah) kesadaran
Dan bumi adalah (adalah) kesabaran
Cakrawala adalah (adalah) keberanian
Kata-kata adalah (adalah) perjuangan

Hidup ada untuk mati
Aku lahir dari ketiadaan

Di Sebuah Kedai

D A Bm A G F#m Em A


Kuminta Nona
Duduk di depan hamba
Kupesankan kopi
Cerita Tempo Hari

Pandangku Nona
Jangan kerlingkan mata
Kita saling rasa
Bersama bersahaja

Reff
Sial aku,
Malamku tergoda
Tentang senyum mesra Nona

Lupa aku,
Malam smakin hilang
Tanda aku lepas Nona




 

No comments:

Post a Comment